Klinik ApolloRadang vulva merupakan keluhan yang cukup sering di alami wanita dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, perih, hingga nyeri.

Banyak perempuan sulit membedakan apakah keluhan yang dialami di sebabkan oleh infeksi, alergi, atau bentuk peradangan lainnya.

Memahami perbedaan penyebab radang vulva sangat penting agar penanganan yang di berikan tepat dan efektif.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Apa Itu Radang Vulva?

Radang vulva adalah kondisi peradangan pada area vulva, yaitu bagian luar organ genital wanita yang meliputi labia mayor, labia minor, klitoris, dan area sekitarnya.

Peradangan ini dapat bersifat ringan hingga berat, berlangsung singkat atau kronis, tergantung pada penyebabnya.

Gejala Radang Vulva

Gejala radang vulva bisa bervariasi, namun umumnya meliputi:

  • Gatal atau perih pada area vulva.
  • Kemerahan dan pembengkakan.
  • Rasa terbakar atau nyeri, terutama saat kencing atau berhubungan intim.
  • Keputihan yang berubah warna, bau, atau jumlah.
  • Kulit vulva terasa sensitif atau lecet.

Penyebab Radang Vulva

Radang vulva dapat di sebabkan oleh berbagai faktor.

Berikut perbedaan utama antara infeksi, alergi, dan peradangan non infeksi:

1. Radang Vulva Akibat Infeksi

Infeksi merupakan penyebab paling umum radang vulva, antara lain:

  • Infeksi jamur (Candida): Menyebabkan gatal hebat, kemerahan, dan keputihan kental seperti susu.
  • Infeksi bakteri: Dapat menimbulkan bau tidak sedap dan keputihan abnormal (tidak normal).
  • Penyakit menular seksual (PMS) seperti herpes, klamidia, atau gonore (kencing nanah).

Infeksi biasanya membutuhkan pengobatan medis khusus sesuai jenis kuman penyebabnya.

2. Radang Vulva Akibat Alergi atau Iritasi

Alergi dan iritasi sering kali di sebabkan oleh paparan zat tertentu, seperti:

  • Sabun pembersih kewanitaan dengan bahan keras.
  • Pembalut, pantyliner, atau tisu berpewangi.
  • Bahan pakaian dalam yang tidak menyerap keringat.
  • Pelumas atau kondom (pengaman atau pelindung) tertentu.

Radang akibat alergi umumnya membaik setelah pemicu di hentikan, meski pada beberapa kasus tetap memerlukan terapi tambahan.

3. Radang Vulva Akibat Peradangan Non Infeksi

Beberapa kondisi peradangan tidak di sebabkan oleh infeksi maupun alergi, seperti:

  • Perubahan hormon (menopause, kehamilan).
  • Vulvodynia (nyeri kronis pada vulva tanpa sebab jelas).
  • Penyakit kulit tertentu seperti dermatitis atau lichen sclerosus.

Kondisi ini sering bersifat kronis dan memerlukan penanganan jangka panjang oleh tenaga medis.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Bahaya Jika Radang Vulva Tidak Ditangani

Jika di biarkan tanpa pengobatan yang tepat, radang vulva dapat menyebabkan:

  • Nyeri berkepanjangan.
  • Infeksi berulang (kambuh).
  • Luka atau iritasi kronis.
  • Gangguan aktivitas sehari-hari dan hubungan intim.

Kesalahan diagnosis juga dapat membuat kondisi semakin sulit di tangani.

Cara Membedakan dan Menentukan Solusi yang Tepat

Membedakan penyebab radang vulva tidak bisa hanya berdasarkan gejala.

Pemeriksaan medis sangat di perlukan untuk menentukan apakah keluhan di sebabkan oleh infeksi, alergi, atau peradangan lain.

Pemeriksaan dapat meliputi:

  • Wawancara medis.
  • Pemeriksaan fisik.
  • Tes laboratorium bila di perlukan.

Penanganan akan di sesuaikan dengan penyebab, mulai dari terapi obat-obatan, perubahan kebiasaan, hingga perawatan khusus.

Kapan Harus ke Dokter Ahli?

Segera lakukan pemeriksaan jika:

  • Gejala berlangsung lebih dari beberapa hari.
  • Gatal atau nyeri semakin berat.
  • Keputihan berubah warna atau bau.
  • Keluhan sering kambuh meski sudah mencoba perawatan mandiri.

Radang vulva tidak selalu di sebabkan oleh infeksi.

Alergi dan peradangan non infeksi juga dapat menimbulkan keluhan serupa.

Oleh karena itu, mengenali perbedaan penyebab dan mendapatkan diagnosis yang tepat sangat penting untuk menentukan solusi terbaik.

Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika mengalami keluhan pada area kewanitaan agar kesehatan dan kenyamanan tetap terjaga.

Baca juga: Vulvitis Adalah Peradangan di Vulva: Penyebab, Gejala, dll

Solusi Tepat Atasi Radang Vulva di Klinik Apollo

Radang Vulva: Bedakan Infeksi, Alergi, dan Peradangan yang Serupa agar tidak salah penanganan, karena gejala seperti gatal, perih, dan nyeri pada area kewanitaan bisa di sebabkan oleh kondisi yang berbeda dan memerlukan terapi yang tepat, jangan menunda pemeriksaan.

Segera konsultasikan keluhan Anda di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan diagnosis akurat, penanganan medis sesuai penyebab, terapi modern yang aman, serta layanan profesional dengan privasi terjaga.

Ambil langkah sekarang untuk mengembalikan kenyamanan dan menjaga kesehatan area intim Anda.

Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.

Bagikan

Senin – Minggu 09.00 – 19.00

VISI & MISI

Mengedepankan sisi profesionalisme dalam bekerja serta mengedepankan kode etik kedokteran dan pengobatan penyakit kelamin untuk kesembuhan pasien secara menyeluruh.

Menjadi klinik spesialis kelamin dengan pelayanan kesehatan terbaik yang mengedepankan profesionalisme, keilmuan serta orientasi pasien sehingga dapat tercapai kesehatan yang berkualitas.

Butuh Bantuan Kami?

Segera konsultasikan penyakit kelamin Anda di Klinik Apollo.