Klinik Apollo – Ketahui bagaimana pengobatan sifilis pada pria dan risikonya jika di abaikan.
Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menyerang pria tanpa di sadari.
Penyakit ini berkembang secara bertahap dan sering kali gejalanya ringan di awal, sehingga banyak penderita menunda pemeriksaan.
Padahal, pengobatan sifilis pada pria harus di lakukan sedini mungkin untuk mencegah komplikasi serius.
>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<
Apa Itu Sifilis?
Sifilis di sebabkan oleh bakteri Treponema pallidum dan umumnya menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman (kondom atau pelindung).
Infeksi ini berkembang dalam beberapa tahap, mulai dari stadium awal hingga lanjut, dengan tingkat risiko yang berbeda-beda.
Gejala Sifilis pada Pria
Gejala bisa berbeda tergantung stadium penyakit:
1. Stadium Primer
- Luka kecil (chancre) di penis, anus, atau mulut.
- Luka biasanya tidak terasa nyeri.
- Dapat sembuh sendiri, tetapi infeksi tetap ada dalam tubuh.
2. Stadium Sekunder
- Ruam pada telapak tangan atau kaki.
- Demam ringan.
- Nyeri otot dan pembengkakan kelenjar getah bening.
3. Stadium Laten & Tersier
Pada tahap ini, gejala bisa tidak terlihat, namun bakteri tetap aktif dan perlahan merusak organ tubuh.
Pengobatan Sifilis pada Pria
Pengobatan sifilis di lakukan dengan antibiotik sesuai anjuran dokter ahli.
Jenis dan durasi terapi tergantung pada stadium penyakit.
Langkah penting dalam pengobatan meliputi:
- Pemeriksaan laboratorium untuk memastikan diagnosis.
- Pemberian antibiotik sesuai dosis medis.
- Kontrol ulang untuk memastikan infeksi telah sembuh.
- Pemeriksaan dan pengobatan pasangan seksual.
Pengobatan dini memberikan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, terutama pada stadium awal.
>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<
Risiko Jika Sifilis Diabaikan
Menunda atau tidak menjalani pengobatan dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:
- Kerusakan organ vital (jantung, otak, saraf).
- Gangguan sistem saraf (neurosifilis).
- Gangguan penglihatan hingga kebutaan.
- Masalah kesuburan.
- Meningkatkan risiko tertular HIV.
Pada stadium lanjut, kerusakan yang terjadi bisa bersifat permanen dan membahayakan jiwa.
Kapan Harus Segera Periksa?
Segera lakukan pemeriksaan jika Anda:
- Memiliki luka tidak nyeri di area kelamin.
- Mengalami ruam yang tidak biasa.
- Memiliki riwayat hubungan seksual berisiko.
- Pasangan seksual terdiagnosis sifilis.
Deteksi dan pengobatan sejak dini adalah langkah terbaik untuk mencegah komplikasi.
Pengobatan sifilis pada pria tidak boleh di tunda. Meski gejala awal terlihat ringan atau bahkan hilang sendiri, infeksi tetap berkembang di dalam tubuh.
Tanpa penanganan medis yang tepat, sifilis dapat menyebabkan kerusakan organ serius hingga mengancam nyawa.
Jangan abaikan tanda sekecil apa pun. Pemeriksaan dan terapi dini adalah kunci untuk menjaga kesehatan reproduksi dan kualitas hidup Anda.
Baca juga: Bedanya Sifilis dan Herpes dari Ciri Hingga Risiko Komplikasi
Solusi Tepat Atasi Sifilis pada Pria di Klinik Apollo
Infeksi seperti Sifilis sering diawali dengan luka tidak nyeri di kelamin yang tampak sepele, padahal jika dibiarkan dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti kerusakan saraf, gangguan jantung, hingga meningkatkan risiko tertular HIV.
Di Klinik Apollo Jakarta Anda akan mendapatkan pemeriksaan laboratorium yang akurat, penanganan langsung oleh dokter ahli berpengalaman, serta terapi antibiotik sesuai standar medis dengan privasi yang terjaga dan layanan yang nyaman.
Jadi sebelum infeksi berkembang lebih jauh dan membahayakan kesehatan Anda, segera konsultasikan keluhan sekarang juga melalui WhatsApp untuk reservasi cepat dan lindungi diri Anda dengan penanganan yang tepat hari ini.
Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.
JAM OPERASIONAL
| Senin – Minggu | 09.00 – 19.00 |


