Klinik Apollo – Ketahui ciri wanita terkena sifilis mulai dari penyebab, gejala dan cara mengobatinya.
Sifilis adalah salah 1 infeksi menular seksual (IMS) yang di sebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.
Penyakit ini dapat menyerang pria maupun wanita dan sering kali tidak di sadari karena gejalanya dapat muncul secara bertahap atau bahkan tidak terlihat pada tahap awal.
Oleh karena itu, penting bagi setiap wanita untuk mengenali ciri wanita terkena sifilis agar dapat segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Apa Itu Sifilis?
Sifilis merupakan infeksi bakteri yang umumnya menular melalui kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi.
Penyakit ini berkembang dalam beberapa tahap, yaitu primer, sekunder, laten, dan tersier.
Setiap tahap memiliki gejala yang berbeda dan dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak di tangani.
Penyebab Sifilis pada Wanita
Sifilis di sebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.
Penularan dapat terjadi melalui:
- Hubungan seksual vaginal, anal, atau oral tanpa pengaman (kondom atau pelindung) dengan penderita sifilis.
- Kontak langsung dengan luka sifilis pada kulit atau selaput lendir.
- Penularan dari ibu hamil yang terinfeksi kepada janin selama kehamilan atau persalinan pervaginam.
Penting untuk diketahui bahwa sifilis tidak menular melalui penggunaan toilet bersama, berbagi alat makan, atau kontak sosial biasa seperti berjabat tangan.
Ciri Wanita Terkena Sifilis
Gejala sifilis pada wanita dapat berbeda-beda tergantung tahap infeksinya.
1. Muncul Luka pada Area Kelamin
Pada tahap awal, sifilis sering di tandai dengan munculnya luka kecil yang tidak nyeri pada vagina, vulva, serviks, atau area sekitar anus.
Karena tidak menimbulkan rasa sakit, luka ini sering tidak di sadari.
2. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Beberapa wanita mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, terutama di area selangkangan, sebagai respons terhadap infeksi.
3. Ruam pada Kulit
Saat memasuki tahap sekunder, ruam dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk telapak tangan dan telapak kaki.
Ruam biasanya tidak terasa gatal.
4. Demam dan Tubuh Terasa Lelah
Sifilis dapat menyebabkan gejala umum seperti demam ringan, kelelahan, dan rasa tidak nyaman pada tubuh.
5. Nyeri Tenggorokan
Sebagian penderita mengalami sakit tenggorokan yang muncul tanpa penyebab yang jelas.
6. Rambut Rontok Tidak Merata
Kerontokan rambut pada beberapa bagian kepala dapat menjadi salah satu tanda sifilis sekunder.
7. Muncul Luka atau Benjolan di Area Lembap
Luka yang menyerupai kutil dapat muncul di sekitar area genital atau anus.
8. Keputihan Tidak Normal (Abnormal)
Pada beberapa kasus, wanita dapat mengalami perubahan pada cairan vagina yang di sertai gejala lainnya.
Bahaya Sifilis Jika Tidak Diobati
Tanpa penanganan yang tepat, sifilis dapat berkembang ke tahap lanjut dan menyebabkan berbagai komplikasi, seperti:
- Kerusakan pada sistem saraf dan otak.
- Gangguan pada jantung dan pembuluh darah.
- Gangguan penglihatan.
- Masalah pada organ tubuh lainnya.
- Risiko penularan kepada pasangan seksual.
- Komplikasi kehamilan dan sifilis kongenital pada bayi.
Karena itu, deteksi dan pengobatan sejak dini sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih serius.
Cara Mengobati Sifilis
Pengobatan sifilis harus di lakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter ahli.
Langkah yang umumnya di lakukan meliputi:
1. Pemeriksaan Medis
Dokter ahli akan melakukan evaluasi gejala dan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis sifilis.
2. Menjalani Pengobatan Sesuai Anjuran Dokter Ahli
Penderita perlu mengikuti seluruh rangkaian pengobatan yang di berikan agar infeksi dapat di tangani secara optimal.
3. Menghindari Hubungan Seksual Berisiko
Selama masa pengobatan, penting untuk mengikuti anjuran dokter ahli terkait aktivitas seksual guna membantu mencegah penularan.
4. Pemeriksaan Pasangan Seksual
Pasangan seksual juga di sarankan untuk menjalani pemeriksaan agar risiko penularan berulang (kambuh) dapat di minimalkan.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Segera lakukan pemeriksaan jika Anda mengalami:
- Luka pada area kelamin yang tidak biasa.
- Ruam yang muncul tanpa penyebab yang jelas.
- Keputihan tidak normal (abnormal).
- Riwayat kontak seksual dengan pasangan seksual yang terdiagnosis IMS (infeksi menular seksual).
- Keluhan lain yang mengarah pada infeksi menular seksual (IMS).
Semakin cepat diagnosis di tegakkan, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Penanganan Sifilis di Klinik Apollo
Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada sifilis, Klinik Apollo menyediakan layanan konsultasi dengan dokter ahli berpengalaman, pemeriksaan laboratorium yang sesuai, serta penanganan yang di sesuaikan dengan kondisi pasien.
Pemeriksaan dan penanganan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko komplikasi serta menjaga kesehatan reproduksi secara optimal. Ciri wanita terkena sifilis dapat berupa luka pada area kelamin, ruam kulit, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, hingga keputihan tidak normal (abnormal).
Karena gejala sifilis dapat berbeda pada setiap tahap infeksi dan terkadang sulit di kenali, pemeriksaan medis sangat penting untuk memastikan diagnosis.
Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai kondisi Anda.
Baca juga: Cara Mengobati Sifilis yang Menyebabkan Ruam dan Nyeri
Solusi Atasi Wanita Terkena Sifilis di Klinik Apollo
Jika Anda mengalami ciri wanita terkena sifilis, seperti munculnya luka pada area kelamin, ruam kulit, keputihan tidak normal (abnormal), atau keluhan lain yang mengarah pada infeksi menular seksual (IMS), segera lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Di Klinik Apollo, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter ahli berpengalaman, menjalani pemeriksaan laboratorium yang di perlukan, serta memperoleh penanganan yang di sesuaikan dengan kondisi dan tahap infeksi yang di alami.
Penanganan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko komplikasi, mencegah penyebaran infeksi, serta menjaga kesehatan reproduksi secara optimal. Jangan tunda pemeriksaan jika Anda merasakan gejala yang mencurigakan agar penanganan dapat di lakukan secepat mungkin.
Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.
Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta
JAM OPERASIONAL
| Senin – Minggu | 09.00 – 19.00 |


