Klinik Apollo – Sifilis atau yang sering dikenal sebagai penyakit raja singa merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.
Penyakit ini dapat menyerang pria maupun wanita dan sering kali tidak di sadari karena gejalanya berkembang secara bertahap.
Seperti yang sudah dijelaskan banyak penderita baru menyadari dirinya terinfeksi ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.
Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri sifilis sejak dini sangat penting agar pengobatan dapat di lakukan lebih cepat dan risiko komplikasi serius dapat di cegah.
Apa Itu Sifilis?
Sifilis adalah penyakit infeksi yang umumnya menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman, baik vaginal, anal, maupun oral.
Terutamanya dalam beberapa kasus, infeksi juga dapat di tularkan dari ibu hamil kepada janinnya.
Menurut pedoman dari World Health Organization, sifilis yang tidak di obati dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, jantung, otak, mata, dan organ tubuh lainnya.
Ciri-Ciri Sifilis yang Paling Umum
Berikut beberapa tanda sifilis yang paling sering di temukan.
1. Muncul Luka Tanpa Rasa Sakit
Ini merupakan gejala paling khas pada sifilis stadium primer. Luka biasanya:
- Berbentuk bulat.
- Berwarna kemerahan.
- Tidak nyeri.
- Tidak gatal.
- Terlihat seperti sariawan atau lecet biasa.
Contohnya luka dapat muncul pada:
- Penis.
- Vagina.
- Bibir vagina.
- Serviks.
- Anus.
- Bibir.
- Lidah.
- Tenggorokan.
Karena tidak menimbulkan rasa sakit, banyak penderita mengabaikannya.
2. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Setelah luka muncul, tubuh akan merespons infeksi dengan membesarnya kelenjar getah bening.
Biasanya terjadi pada:
- Selangkangan.
- Leher.
- Ketiak.
Contohnya gejala ini menandakan tubuh sedang melawan infeksi bakteri.
3. Ruam pada Kulit
Ruam sifilis merupakan gejala yang sangat sering muncul pada stadium sekunder.
Ciri-ciri ruam sifilis:
- Tidak terasa gatal.
- Berwarna merah kecokelatan.
- Menyebar ke berbagai bagian tubuh.
- Sering muncul pada telapak tangan dan telapak kaki.
Terutamanya ruam dapat hilang dengan sendirinya, tetapi infeksi tetap berada di dalam tubuh.
4. Demam Ringan
Penderita sifilis sering mengalami:
- Demam ringan.
- Meriang.
- Tubuh terasa tidak fit.
Gejala ini sering di anggap sebagai flu biasa.
5. Mudah Lelah
Infeksi sifilis dapat menyebabkan:
- Badan lemas.
- Energi menurun.
- Cepat lelah.
- Sulit berkonsentrasi.
6. Nyeri Tenggorokan
Pada sebagian penderita, sifilis menyebabkan:
- Tenggorokan terasa sakit.
- Sulit menelan.
- Suara menjadi serak.
Terutama apabila infeksi terjadi melalui seks oral.
7. Rambut Rontok Tidak Merata
Contohnya salah satu tanda sifilis yang sering terlewat adalah kerontokan rambut berbentuk bercak.
Kondisi ini di kenal sebagai: Ciri-cirinya:
- Rambut rontok sebagian.
- Membentuk pola tidak beraturan.
- Terlihat seperti di gigit ngengat.
8. Muncul Benjolan Lembap pada Area Kelamin
Seperti yang sudah dijelaskan benjolan ini di kenal sebagai: Condyloma Lata Biasanya:
- Berwarna putih keabu-abuan.
- Lembap.
- Sangat menular.
- Muncul di area genital atau anus.
Ciri-Ciri Sifilis pada Pria
Pada pria, gejala sering muncul di:
- Penis.
- Kulup penis.
- Skrotum.
- Area anus.
Tanda yang paling umum meliputi:
- Luka pada penis tanpa rasa sakit.
- Ruam kulit.
- Pembengkakan kelenjar getah bening.
- Keluar cairan abnormal (tidak normal).
- Nyeri saat berhubungan seksual.
Ciri-Ciri Sifilis pada Wanita
Pada wanita, gejala sering lebih sulit di kenali karena luka dapat muncul di dalam vagina atau leher rahim.
Contohnya beberapa tanda yang perlu di perhatikan:
- Luka pada area vagina.
- Keputihan abnormal (tidak normal).
- Ruam kulit.
- Nyeri panggul.
- Pembengkakan kelenjar getah bening.
Dengan pemikiran ini karena gejalanya tidak selalu terlihat, pemeriksaan medis sangat di anjurkan apabila memiliki risiko tertular IMS.
Tahapan atau Stadium Sifilis
Berikut tahapan stadiumnya:
1. Stadium Primer
Gejala utama:
- Luka tanpa rasa sakit.
- Pembengkakan kelenjar getah bening.
Biasanya muncul 10–90 hari setelah terinfeksi.
2. Stadium Sekunder
Gejala:
- Ruam kulit.
- Demam.
- Rambut rontok.
- Nyeri tenggorokan.
- Kelelahan.
3. Stadium Laten
Pada fase ini gejala menghilang.
Namun bakteri masih ada dalam tubuh dan tetap dapat menyebabkan kerusakan organ.
4. Stadium Tersier
Ini merupakan tahap paling berbahaya.
Komplikasi dapat berupa:
- Gangguan saraf.
- Stroke.
- Gangguan penglihatan.
- Penyakit jantung.
- Kelumpuhan.
Penyebab dan Faktor Risiko Sifilis
Risiko sifilis meningkat pada seseorang yang:
- Berganti-ganti pasangan seksual.
- Berhubungan seksual tanpa kondom (pengaman atau pelindung).
- Memiliki riwayat IMS (infeksi menular seksual).
- Melakukan seks oral tanpa perlindungan.
- Memiliki pasangan seksual yang terinfeksi sifilis.
Kapan Harus ke Dokter Ahli?
Segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami:
- Luka pada kelamin.
- Luka pada mulut setelah aktivitas seksual.
- Ruam pada telapak tangan atau kaki.
- Benjolan di area selangkangan.
- Riwayat kontak seksual berisiko.
Dengan pemikiran ini semakin cepat diagnosis di lakukan, semakin besar peluang kesembuhan tanpa komplikasi.
Bagaimana Cara Diagnosis Sifilis?
Dokter ahli biasanya akan melakukan:
- Wawancara medis.
- Pemeriksaan fisik.
- Tes darah sifilis.
- Pemeriksaan laboratorium tambahan bila di perlukan.
Apakah Sifilis Bisa Disembuhkan?
Ya. Sifilis dapat disembuhkan dengan antibiotik yang di resepkan dokter ahli.
Terutamanya pengobatan pada stadium awal memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.
Namun apabila infeksi sudah menyebabkan kerusakan organ, beberapa komplikasi mungkin tidak dapat di pulihkan sepenuhnya.
Kesimpulan
Ciri-ciri sifilis yang paling umum meliputi luka tanpa rasa sakit pada area kelamin atau mulut, ruam pada telapak tangan dan kaki, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, kelelahan, hingga kerontokan rambut yang tidak merata.
Dengan pemikiran ini gejala dapat berbeda pada setiap orang dan sering kali tidak di sadari pada tahap awal. Semakin cepat sifilis terdeteksi, semakin besar peluang pengobatan berhasil dan terhindar dari komplikasi serius.
Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada sifilis atau memiliki riwayat hubungan seksual berisiko, segera lakukan pemeriksaan dan konsultasi medis. Jangan menunggu hingga gejala semakin parah. Konsultasikan kondisi Anda sekarang juga dengan tim dokter ahli berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, pemeriksaan yang nyaman, serta penanganan yang tepat dan rahasia.
Seperti yang sudah dijelaskan segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.
JAM OPERASIONAL
| Senin – Minggu | 09.00 – 19.00 |


