Klinik Apollo – Ketahui penyebab servisitis pada wanita dan dampak jika tak di obati.
Servisitis adalah peradangan pada leher rahim (serviks) yang sering kali tidak di sadari karena gejalanya ringan atau bahkan tidak muncul sama sekali.
Padahal, kondisi ini dapat berkembang menjadi masalah serius pada kesehatan reproduksi wanita jika tidak segera di tangani dengan tepat.
Memahami penyebab servisitis dan dampaknya sangat penting agar penanganan bisa di lakukan sejak dini.
>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<
Apa Itu Servisitis?
Servisitis merupakan peradangan pada serviks yang umumnya di sebabkan oleh infeksi, baik infeksi menular seksual (IMS) maupun infeksi non menular.
Kondisi ini bisa bersifat akut atau kronis, tergantung pada lamanya peradangan dan penyebab yang mendasarinya.
Penyebab Servisitis
Beberapa penyebab servisitis yang paling umum meliputi:
- Infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia, gonore (kencing nanah), trikomoniasis, dan herpes.
- Infeksi bakteri atau jamur akibat ketidakseimbangan flora vagina.
- Iritasi atau alergi, misalnya karena penggunaan pembersih kewanitaan, spermisida, atau kondom (pengaman atau pelindung) tertentu.
- Perubahan hormon, terutama penurunan kadar hormon estrogen.
- Hubungan seksual berisiko, seperti berganti-ganti pasangan seksual tanpa perlindungan.
Mengetahui penyebab servisitis sangat penting untuk menentukan jenis pengobatan yang sesuai.
Gejala Servisitis yang Perlu Diwaspadai
Servisitis sering tidak bergejala, namun pada beberapa wanita dapat muncul tanda-tanda seperti:
- Keputihan berlebihan atau berbau tidak sedap.
- Nyeri saat berhubungan intim.
- Perdarahan di luar siklus haid atau setelah berhubungan intim.
- Nyeri panggul.
- Rasa perih atau tidak nyaman saat kencing.
>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<
Dampak Jika Tidak Segera Diobati
Jika servisitis di biarkan tanpa pengobatan, peradangan dapat menyebar dan menimbulkan komplikasi serius, antara lain:
- Infeksi naik ke rahim dan saluran tuba.
- Penyakit radang panggul (PID).
- Gangguan kesuburan hingga risiko infertilitas (kemandulan).
- Kehamilan ektopik.
- Nyeri kronis pada area panggul.
Semakin lama servisitis tidak di tangani, semakin besar risiko terjadinya kerusakan pada organ reproduksi.
Cara Mencegah Servisitis
Beberapa langkah pencegahan yang dapat di lakukan antara lain:
- Menjaga kebersihan area intim dengan cara yang benar.
- Menghindari penggunaan produk kewanitaan berlebihan.
- Melakukan hubungan seksual yang aman.
- Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi.
Penyebab servisitis sangat beragam, mulai dari infeksi hingga iritasi, dan dampaknya bisa serius jika tidak segera di obati.
Deteksi dan penanganan sejak dini adalah kunci untuk mencegah komplikasi jangka panjang.
Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada servisitis, jangan menunda untuk melakukan pemeriksaan medis agar kesehatan reproduksi tetap terjaga.
Baca juga: Waspada! Ini Jenis Infeksi Vagina yang Sering Menyerang Wanita
Solusi Tepat Atasi Servisitis di Klinik Apollo
Di Klinik Apollo Jakarta, penanganan servisitis di lakukan secara profesional dengan pemeriksaan medis yang menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti.
Pengobatan di berikan secara tepat, aman, dan terarah oleh dokter ahli berpengalaman, menggunakan metode modern serta menjaga privasi pasien agar proses penyembuhan berjalan optimal dan tuntas.
Jangan biarkan servisitis merusak kesehatan dan masa depan reproduksi Anda. Segera konsultasikan keluhan Anda di Klinik Apollo Jakarta sekarang, dapatkan pemeriksaan akurat dan pengobatan tepat sebelum dampaknya semakin serius dan sulit di tangani.
Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.
JAM OPERASIONAL
| Senin – Minggu | 09.00 – 19.00 |


