Klinik Apollo – Keputihan merupakan kondisi yang normal dialami perempuan. Cairan vagina membantu menjaga kelembapan serta melindungi vagina dari infeksi.

Keputihan normal biasanya berwarna bening atau putih, tidak berbau menyengat, dan dapat menjadi lebih encer serta licin pada masa ovulasi.

Namun, keputihan encer seperti air dan gatal perlu mendapatkan perhatian, terutama jika jumlahnya berubah, muncul bau tidak biasa, warna berubah, atau di sertai rasa perih dan nyeri.

Keluhan tersebut dapat berkaitan dengan infeksi vagina atau kondisi lain yang membutuhkan pemeriksaan.

Apakah Keputihan Encer Seperti Air dan Gatal Normal?

Keputihan yang encer tidak selalu berarti penyakit. Saat ovulasi, misalnya, cairan vagina dapat menjadi lebih bening, basah, dan licin.

Namun, rasa gatal bukan ciri khas keputihan fisiologis. Gatal pada area vagina atau vulva dapat menunjukkan iritasi, vaginitis, infeksi jamur, atau infeksi lainnya.

NHS juga menyarankan pemeriksaan apabila keputihan berubah di sertai rasa gatal atau nyeri.

Karena beberapa penyakit memiliki gejala yang mirip, seseorang sebaiknya tidak menentukan penyebab hanya berdasarkan warna atau tekstur cairan.

5 Penyebab Keputihan Encer Seperti Air dan Gatal

Berikut penyebabnya:

1. Infeksi jamur Candida

Salah satu penyebab yang sering di kaitkan dengan keputihan dan vagina gatal adalah kandidiasis vulvovaginal atau infeksi jamur Candida.

Gejala yang dapat muncul meliputi:

  • Gatal pada vagina atau vulva.
  • Kemerahan dan iritasi.
  • Rasa perih.
  • Nyeri ketika berhubungan seksual.
  • Rasa terbakar ketika kencing.
  • Keputihan abnormal (tidak normal).

Keputihan akibat Candida secara klasik lebih sering berwarna putih dan kental seperti keju, bukan selalu encer seperti air.

Karena itu, jika cairan sangat encer, pemeriksaan tetap penting untuk memastikan penyebabnya.

CDC memperkirakan sekitar 75% perempuan pernah mengalami setidaknya 1 episode kandidiasis vulvovaginal, sedangkan sekitar 40 hingga 45% mengalami 2 episode atau lebih.

2. Bacterial vaginosis (BV)

Bacterial vaginosis atau BV terjadi ketika keseimbangan bakteri normal di vagina berubah.

Keluhannya dapat berupa cairan vagina yang tipis atau encer, berwarna putih keabu-abuan, serta memiliki bau amis yang lebih kuat, terutama setelah berhubungan seksual.

Sebagian penderita bahkan tidak mengalami gejala.

Meski demikian, BV biasanya tidak menyebabkan gatal yang dominan.

Jadi, apabila keputihan encer di sertai gatal yang cukup kuat, dokter ahli perlu mempertimbangkan penyebab lain, termasuk kandidiasis atau jenis vaginitis lainnya.

3. Trikomoniasis

Trikomoniasis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang di sebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis.

Pada perempuan, gejalanya dapat meliputi:

  • Keputihan yang meningkat.
  • Cairan berwarna kuning atau hijau.
  • Cairan dapat berbusa.
  • Bau yang tidak sedap.
  • Gatal atau iritasi pada vagina.
  • Nyeri saat kencing.
  • Nyeri ketika berhubungan seksual.

Namun, tidak semua orang mengalami gejala.

Karena itu, seseorang tetap dapat memiliki IMS (infeksi menular seksual) tanpa menyadarinya.

Jika keputihan muncul setelah hubungan seksual berisiko atau dengan pasangan seksual baru, pemeriksaan IMS (infeksi menular seksual) sebaiknya di pertimbangkan.

4. Iritasi pada vagina atau vulva

Tidak semua keputihan dan gatal di sebabkan oleh infeksi.

Penggunaan produk tertentu dapat mengiritasi area genital, misalnya:

  • Sabun atau pembersih kewanitaan berpewangi.
  • Deodoran area intim.
  • Tisu atau produk beraroma.
  • Cairan pembilas vagina (douching).
  • Produk tertentu yang bersentuhan dengan kulit genital.

Iritasi dapat menyebabkan rasa gatal, kemerahan, perih, dan perubahan cairan vagina.

NHS menyarankan menghindari produk berpewangi serta tidak melakukan douching atau mencuci bagian dalam vagina.

5. Infeksi menular seksual (IMS) lainnya

Selain trikomoniasis, beberapa IMS (infeksi menular seksual) seperti klamidia dan gonore (kencing nanah) juga dapat menyebabkan perubahan cairan vagina.

Gejala dapat di sertai nyeri ketika kencing, perdarahan di luar menstruasi, atau nyeri panggul.

Karena sebagian IMS (infeksi menular seksual) bisa tidak menimbulkan gejala, pemeriksaan menjadi semakin penting apabila terdapat riwayat hubungan seksual tanpa kondom (pengaman atau pelindung).

Pemeriksaan Apa yang Mungkin Dilakukan Dokter Ahli?

Dokter ahli biasanya akan menanyakan:

  • Kapan keputihan mulai muncul.
  • Warna, tekstur, dan jumlah cairan.
  • Ada atau tidaknya bau.
  • Intensitas rasa gatal.
  • Nyeri saat kencing atau berhubungan seksual.
  • Siklus menstruasi.
  • Penggunaan obat-obatan atau antibiotic.
  • Riwayat hubungan seksual dan risiko IMS (infeksi menular seksual).

Bila di perlukan, dokter ahli dapat melakukan pemeriksaan area genital dan mengambil sampel cairan vagina.

Pemeriksaan seperti pH vagina, pemeriksaan mikroskopis, KOH, kultur, atau tes tertentu dapat membantu menemukan penyebabnya.

Dengan demikian, pengobatan bisa di berikan berdasarkan penyebab, bukan sekadar berdasarkan gejala.

Jangan Sembarangan Menggunakan Obat Keputihan

Ketika mengalami gatal dan keputihan, sebagian orang langsung membeli obat-obatan antijamur.

Padahal, tidak semua keputihan di sebabkan oleh Candida.

Obat-obatan antijamur tidak akan mengatasi infeksi bakteri atau beberapa IMS (infeksi menular seksual).

Sebaliknya, penggunaan obat-obatan yang tidak tepat dapat membuat penanganan menjadi terlambat.

CDC juga menekankan bahwa gejala seperti gatal, rasa terbakar, bau, dan keputihan tidak spesifik untuk satu penyakit sehingga evaluasi yang tepat di perlukan.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Segera konsultasikan dengan dokter ahli apabila:

  • Gatal semakin berat atau tidak kunjung membaik.
  • Keputihan berubah warna atau tekstur.
  • Muncul bau amis atau bau menyengat.
  • Terasa perih saat kencing.
  • Nyeri ketika berhubungan seksual.
  • Muncul nyeri di bagian bawah perut atau panggul.
  • Terjadi perdarahan di luar menstruasi.
  • Keluhan muncul setelah berhubungan seksual dengan pasangan seksual baru.
  • Keluhan sering kambuh.

Jika di sertai nyeri panggul, demam, atau kondisi tubuh terasa sangat tidak sehat, pemeriksaan medis sebaiknya tidak di tunda.

Cara Menjaga Kesehatan Vagina

Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga kesehatan area genital:

  • Bersihkan bagian luar vagina dengan lembut.
  • Hindari sabun dan produk pewangi pada area genital.
  • Jangan melakukan douching.
  • Gunakan pakaian dalam yang bersih dan tidak terlalu ketat.
  • Ganti pakaian dalam ketika terasa lembap.
  • Hindari penggunaan obat-obatan vagina tanpa mengetahui penyebab keluhan.
  • Gunakan kondom (pengaman atau pelindung) untuk membantu menurunkan risiko IMS (infeksi menular seksual).

Kesimpulan

Keputihan encer seperti air dan gatal tidak selalu di sebabkan oleh satu kondisi tertentu. Keputihan normal dapat menjadi lebih encer pada waktu tertentu, tetapi munculnya rasa gatal dapat menandakan iritasi, kandidiasis, vaginitis, atau infeksi lainnya.

Karena gejala berbagai gangguan vagina dapat terlihat serupa, pemeriksaan dokter ahli membantu menentukan penyebab dan pengobatan yang tepat. Jangan menunda pemeriksaan jika keluhan menetap, semakin berat, atau di sertai bau, nyeri, perdarahan, maupun riwayat hubungan seksual berisiko.

Jika Anda mengalami keputihan encer seperti air dan gatal, konsultasikan kondisi Anda ke dokter ahli di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan pemeriksaan yang sesuai.

Dengan diagnosis yang tepat, Anda dapat mengetahui penyebab keluhan lebih jelas, memperoleh terapi yang sesuai, serta mengurangi risiko keluhan berulang atau komplikasi akibat infeksi yang tidak tertangani.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

Bagikan

Senin – Minggu 09.00 – 19.00

VISI & MISI

Mengedepankan sisi profesionalisme dalam bekerja serta mengedepankan kode etik kedokteran dan pengobatan penyakit kelamin untuk kesembuhan pasien secara menyeluruh.

Menjadi klinik spesialis kelamin dengan pelayanan kesehatan terbaik yang mengedepankan profesionalisme, keilmuan serta orientasi pasien sehingga dapat tercapai kesehatan yang berkualitas.

Butuh Bantuan Kami?

Segera konsultasikan penyakit kelamin Anda di Klinik Apollo.