Klinik Apollo – Ketahui ciri ciri pria terkena sifilis berdasarkan tahapan infeksinya melalui pemeriksaan medis.
Sifilis merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang terjadi akibat infeksi bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini berkembang secara bertahap dan memunculkan gejala yang berbeda pada setiap fase infeksi.
Karena beberapa gejala dapat menghilang tanpa pengobatan, banyak pria tidak menyadari keberadaan infeksi sifilis dalam tubuhnya.
Dengan mengenali ciri ciri pria terkena sifilis sejak awal, Anda dapat memperoleh diagnosis dan penanganan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat berkurang.
Apa Itu Sifilis?
Sifilis merupakan infeksi bakteri yang umumnya menyebar melalui kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi.
Penyakit ini berkembang melalui beberapa tahap, yaitu sifilis primer, sekunder, laten, dan tersier.
Setiap tahap menimbulkan gejala yang berbeda serta dapat memengaruhi berbagai organ tubuh apabila penderita tidak segera menjalani penanganan.
12 Ciri Ciri Pria Terkena Sifilis Berdasarkan Tahap Infeksinya
Berikut beberapa ciri ciri pria terkena sifilis berdasarkan tahapan infeksi yang perlu Anda ketahui:
1. Tahap Primer
Tahap primer biasanya muncul sekitar 10 hingga 90 hari setelah bakteri sifilis masuk ke dalam tubuh.
Muncul Luka pada Kelamin Gejala yang paling umum berupa luka kecil atau chancre pada penis, skrotum, maupun area sekitar kelamin.
Karena luka ini tidak menimbulkan rasa nyeri, banyak pria mengabaikannya.
- Luka Berbentuk Bulat dan Keras
Luka sifilis umumnya berbentuk bulat, memiliki dasar yang keras, serta menunjukkan batas yang jelas.
- Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Sebagian pria mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di area selangkangan karena tubuh berusaha melawan infeksi.
2. Tahap Sekunder
Tanpa pengobatan, sifilis dapat berkembang ke tahap sekunder dalam beberapa minggu atau bulan setelah kemunculan luka primer.
- Ruam pada Kulit
Ruam dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk telapak tangan dan telapak kaki. Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan rasa gatal.
- Muncul Bercak Kemerahan
Infeksi sifilis dapat memicu munculnya bercak merah atau kecokelatan yang menyebar ke berbagai area tubuh.
- Kutil atau Luka pada Area Lembap
Penderita sering mengalami pertumbuhan lesi menyerupai kutil di sekitar anus atau area genital.
- Demam
Respons tubuh terhadap infeksi sifilis dapat meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan demam ringan hingga sedang.
- Nyeri Tenggorokan
Sebagian penderita merasakan nyeri atau peradangan pada tenggorokan meskipun tidak mengalami infeksi saluran pernapasan.
- Rambut Rontok Tidak Merata
Sifilis juga dapat menyebabkan kerontokan rambut pada beberapa bagian kepala sehingga pola kerontokannya tampak tidak merata.
- Mudah Lelah dan Nyeri Otot
Infeksi yang berlangsung dalam tubuh sering menimbulkan rasa lelah, nyeri otot, dan nyeri sendi.
3. Tahap Laten
Pada tahap laten, gejala sifilis sering menghilang sehingga penderita menganggap dirinya sudah sembuh.
Padahal, bakteri masih bertahan dan terus berkembang di dalam tubuh.
- Tidak Ada Gejala yang Terlihat
Tahap ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun tanpa tanda yang jelas.
Oleh karena itu, pemeriksaan medis tetap menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi kesehatan.
4. Tahap Tersier
Tahap tersier dapat muncul bertahun-tahun setelah infeksi awal apabila penderita tidak menjalani pengobatan.
- Gangguan pada Organ Tubuh
Sifilis stadium lanjut dapat merusak jantung, pembuluh darah, otak, saraf, mata, dan berbagai organ lainnya.
Kerusakan tersebut berisiko menimbulkan komplikasi serius yang mengancam kesehatan.
Bagaimana Sifilis Menular?
Sifilis dapat menyebar melalui:
- Hubungan seksual vaginal, anal, atau oral tanpa pengaman seperti kondom.
- Kontak langsung dengan luka sifilis.
- Penularan dari ibu hamil kepada bayi selama masa kehamilan atau proses persalinan.
Sebaliknya, sifilis tidak menyebar melalui penggunaan toilet bersama, berbagi alat makan, maupun berjabat tangan.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Segera lakukan pemeriksaan apabila Anda mengalami:
- Luka yang tidak biasa pada area kelamin.
- Ruam kulit tanpa penyebab yang jelas.
- Keluhan pada area genital, termasuk keluarnya cairan yang tidak normal.
- Riwayat hubungan seksual dengan pasangan yang terdiagnosis IMS.
Pemeriksaan sejak dini membantu dokter memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang sesuai.
Penanganan Sifilis di Klinik Apollo
Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada sifilis, Klinik Apollo menyediakan layanan konsultasi, pemeriksaan, dan penanganan sesuai kondisi pasien. Melalui pemeriksaan yang tepat dan penanganan sejak awal, pasien dapat mengurangi risiko komplikasi serta menjaga kesehatan reproduksi dengan lebih optimal.
Secara umum, ciri ciri pria terkena sifilis meliputi munculnya luka tanpa nyeri pada kelamin, ruam kulit, demam, rambut rontok tidak merata, hingga gangguan organ pada tahap lanjut.
Meskipun beberapa gejala dapat menghilang untuk sementara waktu, infeksi sifilis tetap dapat berkembang di dalam tubuh.
Karena itu, pemeriksaan medis sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Baca juga: Cara Pengobatan Sifilis Sesuai Tingkat Keparahan Infeksi
Solusi Tepat Atasi Pria Terkena Sifilis di Klinik Apollo
Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa dari 12 ciri ciri pria terkena sifilis berdasarkan tahap infeksinya, segera lakukan pemeriksaan dan jangan menunda penanganan.
Di Klinik Apollo, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter berpengalaman, menjalani pemeriksaan laboratorium untuk membantu menegakkan diagnosis, serta memperoleh penanganan yang sesuai dengan tingkat keparahan infeksi dan kondisi kesehatan Anda.
Penanganan sejak dini membantu mengurangi risiko komplikasi, menghambat perkembangan infeksi ke tahap yang lebih lanjut, serta menjaga kesehatan reproduksi secara optimal.
Segera konsultasikan keluhan Anda agar dokter dapat melakukan evaluasi dan menentukan penanganan yang sesuai. Hubungi Klinik Apollo melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi website resmi untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
JAM OPERASIONAL
| Senin – Minggu | 09.00 – 19.00 |


