Klinik Apollo – Keputihan merupakan kondisi yang umum dialami wanita. Namun, ketika keputihan di sertai nyeri perut bagian bawah, terutama jika cairan berubah warna, berbau tidak sedap, atau di sertai demam, kondisi ini perlu mendapat perhatian medis.

Keputihan yang normal biasanya berwarna bening atau putih, tidak berbau menyengat, dan tidak di sertai rasa nyeri. Sebaliknya, keputihan abnormal (tidak normal) yang muncul bersama nyeri di perut bagian bawah dapat berkaitan dengan infeksi vagina, radang leher rahim, hingga penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease atau PID).

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penyakit radang panggul (PID) dapat menimbulkan gejala ringan atau bahkan tanpa gejala yang jelas.

Keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko komplikasi pada organ reproduksi, termasuk gangguan kesuburan. Lantas, apa penyebab keputihan di sertai nyeri perut bagian bawah, bagaimana membedakan gejalanya, dan kapan Anda perlu memeriksakan diri ke dokter ahli? Simak penjelasan berikut.

Apa Penyebab Keputihan Disertai Nyeri Perut Bawah?

Keputihan yang muncul bersamaan dengan nyeri perut bagian bawah dapat di sebabkan oleh beberapa kondisi.

Dokter ahli perlu menilai karakteristik cairan, lokasi nyeri, gejala penyerta, serta riwayat kesehatan untuk menentukan penyebabnya.

1. Penyakit radang panggul (PID)

Penyakit radang panggul (PID) merupakan infeksi pada organ reproduksi bagian atas, seperti rahim, saluran tuba, dan ovarium.

Kondisi ini dapat terjadi ketika bakteri menyebar dari vagina atau leher rahim menuju organ reproduksi bagian atas.

Infeksi menular seksual (IMS), terutama klamidia dan gonore (kencing nanah), merupakan penyebab penting PID.

Namun, bakteri lain yang terdapat di saluran reproduksi juga dapat berperan. Gejala PID yang perlu di waspadai meliputi:

  • Keputihan berlebihan atau berbau tidak sedap.
  • Nyeri di perut bagian bawah atau panggul.
  • Nyeri saat berhubungan seksual.
  • Perdarahan di luar jadwal menstruasi.
  • Demam atau rasa tidak nyaman saat kencing.

PID perlu mendapat penanganan sedini mungkin karena dapat menyebabkan nyeri panggul kronis, kehamilan ektopik, dan gangguan kesuburan.

2. Vaginosis bakterialis (BV)

Vaginosis bakterialis (BV) adalah kondisi ketika keseimbangan bakteri normal di vagina berubah.

Kondisi ini sering menyebabkan keputihan tipis berwarna putih keabu-abuan dengan bau amis yang lebih terasa setelah berhubungan seksual.

Sebagian wanita tidak mengalami gejala lain.

Oleh karena itu, jika vaginosis bakterialis (BV) di sertai nyeri perut bagian bawah, dokter ahli perlu mengevaluasi kemungkinan infeksi atau gangguan lain yang terjadi bersamaan.

Vaginosis bakterialis (BV) tidak selalu termasuk infeksi menular seksual (IMS).

Kondisi ini juga tidak dapat di pastikan hanya berdasarkan warna atau bau keputihan.

3. Servisitis atau radang leher rahim

Servisitis merupakan peradangan pada leher rahim atau serviks.

Penyebabnya dapat berupa infeksi, termasuk klamidia dan gonore (kencing nanah), maupun faktor non infeksi tertentu.

Gejala yang mungkin muncul antara lain:

  • Keputihan yang tidak biasa.
  • Perdarahan setelah berhubungan seksual.
  • Bercak darah di luar menstruasi.
  • Rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual.

Jika peradangan berkaitan dengan infeksi yang menyebar ke organ reproduksi bagian atas, pasien juga dapat mengalami nyeri perut bawah.

Pemeriksaan di perlukan untuk membedakan servisitis dari penyebab keputihan lainnya.

4. Infeksi trikomoniasis

Trikomoniasis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang di sebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis.

Infeksi ini dapat menimbulkan keputihan berwarna kuning kehijauan, bau tidak sedap, iritasi, gatal, atau rasa perih saat kencing.

Sebagian orang tidak mengalami gejala yang jelas.

Apabila keputihan di sertai nyeri panggul atau perut bawah, jangan langsung menganggap trikomoniasis sebagai penyebab tunggal karena kondisi lain juga perlu di periksa.

5. Infeksi jamur vagina

Infeksi jamur vagina, yang sering di sebabkan oleh Candida, biasanya menimbulkan keputihan kental menyerupai susu pecah atau gumpalan warna putih, di sertai gatal dan kemerahan pada area vulva.

Namun, nyeri perut bagian bawah bukan gejala khas infeksi jamur vagina yang sederhana.

Jika kedua keluhan muncul bersamaan, pemeriksaan dokter ahli di perlukan untuk mencari kemungkinan penyebab lain, terutama jika nyeri menetap atau semakin berat.

6. Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika jaringan yang menyerupai lapisan dalam rahim tumbuh di luar rahim.

Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri panggul, nyeri menstruasi yang berat, dan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Endometriosis bukan penyebab langsung keputihan abnormal (tidak normal) pada umumnya.

Namun, seseorang dapat mengalami kedua keluhan secara bersamaan sehingga perlu menjalani pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

7. Kista ovarium

Kista ovarium merupakan kantong berisi cairan atau jaringan yang terbentuk di dalam atau pada permukaan ovarium.

Banyak kista tidak menimbulkan gejala dan dapat menghilang dengan sendirinya.

Namun, kista tertentu dapat menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah, terutama jika ukurannya membesar, pecah, atau menyebabkan ovarium terpuntir.

Keputihan yang muncul bersamaan belum tentu berasal dari kista tersebut.

Jika nyeri muncul secara mendadak dan terasa sangat hebat, segera cari pertolongan medis.

Bagaimana Membedakan Keputihan Normal dan Abnormal?

Perhatikan perubahan pada warna, bau, konsistensi, serta gejala yang menyertainya.

Informasi berikut dapat membantu Anda mengenali kapan pemeriksaan di perlukan.

Ilustrasi Keputihan Nyeri Perut Bawah.

img: klinikapollojakata.com

Tabel tersebut hanya memberikan gambaran umum, bukan alat untuk memastikan diagnosis.

Warna dan bau keputihan saja tidak cukup untuk menentukan jenis infeksi.

Kapan Keputihan Disertai Nyeri Perut Bawah Harus Diperiksa?

Jangan menunda konsultasi apabila keputihan abnormal (tidak normal) di sertai nyeri perut bawah yang menetap, bau menyengat, demam, nyeri saat kencing, atau perdarahan di luar menstruasi.

Segera ke IGD jika Anda mengalami salah satu kondisi berikut:

  • Nyeri perut bagian bawah yang mendadak, sangat hebat, atau semakin memburuk.
  • Nyeri di sertai demam tinggi, muntah, pusing berat, atau pingsan.
  • Nyeri di sertai perdarahan vagina yang banyak.
  • Kemungkinan hamil atau hasil tes kehamilan positif di sertai nyeri perut, terutama jika di sertai perdarahan atau nyeri bahu.

Gejala tersebut dapat menandakan kondisi yang membutuhkan penanganan segera, seperti PID berat atau kehamilan ektopik.

Jangan menunggu hingga semua gejala muncul sebelum mencari pertolongan.

Bagaimana Dokter Memeriksa Keputihan dan Nyeri Perut Bawah?

Untuk menentukan penyebab keputihan di sertai nyeri perut bawah, dokter ahli akan menyesuaikan pemeriksaan dengan gejala dan riwayat kesehatan pasien.

Pemeriksaan yang mungkin di perlukan meliputi:

  • Wawancara medis: Dokter ahli menanyakan kapan gejala di mulai, warna dan bau keputihan, lokasi nyeri, siklus menstruasi, serta riwayat pengobatan.
  • Pemeriksaan fisik: Dokter ahli mengevaluasi kondisi perut dan, bila di perlukan serta dengan persetujuan pasien, melakukan pemeriksaan panggul.
  • Pemeriksaan sampel cairan vagina atau serviks: Dokter ahli dapat menyarankan pemeriksaan untuk mendeteksi jamur, bakteri, atau infeksi menular seksual (IMS).
  • Tes urine atau kehamilan: Pemeriksaan ini membantu mengevaluasi infeksi saluran kemih (ISK) dan kemungkinan kehamilan, termasuk kehamilan ektopik.
  • USG panggul: Dokter ahli dapat merekomendasikannya jika mencurigai kista ovarium, PID dengan komplikasi, atau kelainan organ reproduksi lainnya.

Tidak semua pasien membutuhkan seluruh pemeriksaan tersebut.

Dokter ahli menentukan langkah yang sesuai berdasarkan temuan klinis dan kemungkinan penyebabnya.

Cara Mengatasi Keputihan Disertai Nyeri Perut Bawah

Penanganan harus mengikuti penyebab yang mendasarinya.

Oleh karena itu, hindari membeli obat-obatan keputihan atau antibiotik tanpa mengetahui jenis gangguan yang di alami.

Beberapa pendekatan medis yang mungkin di berikan meliputi:

  • Infeksi bakteri: Dokter ahli dapat meresepkan antibiotik sesuai diagnosis.
  • Infeksi jamur: Dokter ahli dapat merekomendasikan obat-obatan antijamur yang sesuai.
  • Infeksi menular seksual (IMS): Pasien mungkin memerlukan pemeriksaan dan pengobatan pasangan seksual sesuai jenis infeksi.
  • Penyakit radang panggul (PID): Dokter ahli biasanya memberikan antibiotik sesegera mungkin jika diagnosis mengarah pada PID. Kasus tertentu memerlukan perawatan di klinik.
  • Kista ovarium atau endometriosis: Penanganan bergantung pada jenis kondisi, tingkat keparahan gejala, dan hasil pemeriksaan.

Sambil menunggu pemeriksaan, bersihkan area luar vagina dengan lembut menggunakan air, hindari sabun berpewangi atau produk pembersih vagina yang dapat mengiritasi, dan jangan melakukan douching atau membilas bagian dalam vagina.

Jika terdapat kemungkinan infeksi menular seksual (IMS), hindari hubungan seksual sampai Anda memperoleh evaluasi dan arahan medis yang tepat.

Konsultasi Keputihan Disertai Nyeri Perut Bawah di Klinik Apollo

Keputihan di sertai nyeri perut bagian bawah tidak selalu menandakan penyakit serius. Namun, kombinasi kedua gejala tersebut perlu di perhatikan karena dapat berkaitan dengan infeksi pada organ reproduksi atau kondisi lain yang membutuhkan penanganan khusus.

Mengenali gejala sejak dini dan mendapatkan diagnosis yang tepat dapat membantu pasien memperoleh pengobatan sesuai penyebabnya, mengurangi risiko komplikasi, serta menjaga kesehatan reproduksi. Jangan menunda pemeriksaan jika keluhan terus berulang (kambuh) atau semakin mengganggu.

Segera konsultasikan kondisi Anda di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan evaluasi medis, rekomendasi pemeriksaan sesuai kebutuhan, serta pilihan pengobatan berdasarkan diagnosis dokter ahli.

Dengan layanan medis profesional dan perhatian terhadap privasi pasien, Anda dapat memahami penyebab keluhan, memperoleh arahan perawatan yang tepat, dan mengetahui langkah pencegahan agar kesehatan organ reproduksi tetap terjaga.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

Bagikan

Senin – Minggu 09.00 – 19.00

VISI & MISI

Mengedepankan sisi profesionalisme dalam bekerja serta mengedepankan kode etik kedokteran dan pengobatan penyakit kelamin untuk kesembuhan pasien secara menyeluruh.

Menjadi klinik spesialis kelamin dengan pelayanan kesehatan terbaik yang mengedepankan profesionalisme, keilmuan serta orientasi pasien sehingga dapat tercapai kesehatan yang berkualitas.

Butuh Bantuan Kami?

Segera konsultasikan penyakit kelamin Anda di Klinik Apollo.