Klinik Apollo – Keputihan merupakan hal yang normal dialami perempuan. Cairan vagina yang sehat dapat berwarna bening hingga putih dan jumlahnya dapat berubah mengikuti siklus menstruasi, kehamilan, maupun perubahan hormon.

Namun, keputihan seperti ampas tahu, terutama jika teksturnya sangat kental, menggumpal, dan di sertai rasa gatal atau perih, perlu mendapat perhatian. Salah satu penyebab yang paling sering berkaitan dengan kondisi tersebut adalah kandidiasis vulvovaginal, yaitu infeksi akibat pertumbuhan berlebihan jamur Candida.

WHO menjelaskan bahwa gejala khasnya dapat berupa cairan vagina putih, tebal, dan menggumpal seperti dadih atau cottage cheese, di sertai gatal, kemerahan, nyeri, atau rasa terbakar pada vulva.

Namun, tidak semua keputihan berwarna putih menggumpal pasti di sebabkan oleh jamur. Karena itu, mengenali gejala yang menyertai dan mendapatkan pemeriksaan medis tetap penting.

Apa Arti Keputihan Seperti Ampas Tahu?

Istilah keputihan seperti ampas tahu biasanya di gunakan untuk menggambarkan cairan vagina yang berwarna putih, kental, dan menggumpal.

Dalam istilah medis, gambaran tersebut dapat menyerupai keputihan akibat kandidiasis vagina.

Pada kandidiasis vulvovaginal, jamur Candida yang sebenarnya dapat hidup secara normal di tubuh mengalami pertumbuhan berlebihan sehingga menimbulkan peradangan.

Kondisi ini dapat terjadi ketika keseimbangan mikroorganisme atau lingkungan vagina berubah. Ciri yang semakin mengarah ke infeksi jamur antara lain:

  • Keputihan berwarna putih dan menggumpal.
  • Teksturnya tebal seperti ampas tahu atau keju lunak.
  • Gatal pada vagina atau vulva.
  • Vulva tampak berwarna merah atau mengalami iritasi.
  • Rasa perih atau terbakar.
  • Nyeri ketika kencing akibat iritasi di area genital.
  • Nyeri atau tidak nyaman saat berhubungan seksual.

Keputihan akibat kandidiasis biasanya tidak memiliki bau yang menyengat.

Jika keputihan justru berbau amis atau sangat menyengat, penyebab lain seperti bacterial vaginosis atau trikomoniasis perlu di pertimbangkan.

Penyebab Keputihan Seperti Ampas Tahu

Berikut penyebabnya:

1. Infeksi jamur Candida

Penyebab yang paling sering di curigai adalah kandidiasis vulvovaginal.

Jamur Candida dapat berada di dalam tubuh tanpa menyebabkan masalah.

Namun, perubahan lingkungan vagina dapat membuat jamur berkembang secara berlebihan dan menimbulkan gejala.

2. Penggunaan antibiotik

Antibiotik dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota vagina karena tidak hanya memengaruhi bakteri penyebab infeksi, tetapi juga bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan lingkungan vagina.

Akibatnya, Candida dapat memperoleh kesempatan untuk berkembang lebih banyak.

3. Perubahan hormon

Perubahan kadar hormon, termasuk selama kehamilan, siklus menstruasi, atau penggunaan kontrasepsi tertentu, dapat meningkatkan risiko kandidiasis pada sebagian perempuan.

4. Diabetes yang tidak terkontrol

Kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur.

Karena itu, perempuan yang mengalami infeksi jamur berulang (kambuh) mungkin memerlukan evaluasi terhadap faktor yang mendasarinya, termasuk diabetes (kencing manis).

5. Sistem imun yang melemah

Kondisi atau obat-obatan tertentu yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah juga dapat meningkatkan risiko kandidiasis.

6. Penggunaan produk yang mengiritasi vagina

Penggunaan produk berpewangi, sabun tertentu, atau kebiasaan melakukan vaginal douching dapat mengganggu lingkungan alami vagina dan menyebabkan iritasi.

WHO menyarankan menghindari douching serta produk perawatan yang keras atau berpewangi untuk membantu menjaga kesehatan vagina.

Apakah Keputihan Seperti Ampas Tahu Berbahaya?

Tidak selalu berbahaya, tetapi sebaiknya tidak di abaikan jika disertai gejala infeksi. Kandidiasis vagina pada umumnya dapat di obati dengan obat-obatan antijamur.

Namun, keluhan yang tampak serupa dapat di sebabkan oleh kondisi berbeda sehingga pengobatan yang tepat bergantung pada penyebabnya.

Misalnya, keputihan akibat bacterial vaginosis (BV) biasanya lebih tipis dan dapat di sertai bau amis, sedangkan trikomoniasis dapat menyebabkan keputihan yang lebih banyak dan di sertai iritasi.

Oleh sebab itu, jangan langsung mengonsumsi antibiotik atau obat-obatan antijamur hanya berdasarkan warna dan tekstur keputihan.

Bagaimana Cara Mengobati Keputihan Seperti Ampas Tahu?

Jika dokter ahli memastikan penyebabnya adalah kandidiasis, pengobatan umumnya menggunakan obat-obatan antijamur.

Terapi dapat berupa obat-obatan antijamur lokal, seperti krim atau obat-obatan yang di gunakan melalui vagina, dan pada kondisi tertentu dokter dapat memberikan obat-obatan antijamur oral.

Jenis obat-obatan dan lama pengobatan perlu di sesuaikan dengan kondisi pasien.

Hal ini semakin penting apabila:

  • Gejala sering kambuh.
  • Keluhan tidak membaik setelah pengobatan.
  • Sedang hamil.
  • Memiliki diabetes (kencing manis).
  • Sistem imun sedang melemah.
  • Diagnosis belum dapat di pastikan.

WHO juga mencatat bahwa resistensi terhadap sebagian obat antijamur dapat terjadi sehingga pengobatan tidak selalu berhasil pada semua kasus.

Jangan Sembarangan Menggunakan Obat Keputihan

Hindari membeli obat-obatan berdasarkan foto atau deskripsi keputihan saja. Keputihan seperti ampas tahu memang sering di kaitkan dengan jamur, tetapi gejala vagina dapat tumpang tindih dengan beberapa kondisi lain.

Jika penyebabnya bukan jamur, penggunaan obat-obatan antijamur tanpa diagnosis yang tepat tidak akan menyelesaikan masalah.

Selain itu, hindari memasukkan bahan rumahan seperti cuka, baking soda, atau bahan pembersih tertentu ke dalam vagina.

WHO menyarankan penggunaan pengobatan rumahan di lakukan dengan hati-hati dan di bicarakan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

Cara Membantu Mencegah Keputihan Akibat Jamur

Selain pengobatan, beberapa kebiasaan dapat membantu menjaga kesehatan area genital:

  • Jaga area genital tetap bersih dan kering.
  • Hindari vaginal douching.
  • Hindari produk pembersih atau pewangi yang dapat mengiritasi.
  • Ganti pakaian dalam secara teratur.
  • Segera ganti pakaian yang basah oleh keringat.
  • Pilih pakaian yang tidak terlalu ketat dan memungkinkan sirkulasi udara.
  • Jangan menggunakan antibiotik tanpa indikasi medis.
  • Jika memiliki diabetes (kencing manis), jaga kadar gula darah sesuai anjuran dokter ahli.

WHO juga menyarankan penggunaan pakaian dalam berbahan katun, pakaian yang lebih longgar, serta segera mengganti pakaian olahraga atau pakaian renang yang basah untuk membantu mengurangi kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur.

Apakah Keputihan Seperti Ampas Tahu Termasuk Infeksi Menular Seksual?

Kandidiasis vagina pada dasarnya bukan di kategorikan sebagai infeksi menular seksual (IMS). Infeksi ini umumnya berasal dari pertumbuhan berlebihan Candida yang sudah ada di tubuh.

Namun, aktivitas seksual dapat berperan dalam munculnya kandidiasis pada sebagian orang, dan Candida juga dapat berpindah di antara pasangan seksual.

Karena itu, jika keputihan muncul setelah hubungan seksual tanpa kondom (pengaman atau pelindung) dan di sertai gejala lain seperti luka genital, nyeri saat kencing, nyeri panggul, atau keputihan yang berbau tidak biasa, dokter ahli mungkin perlu mempertimbangkan pemeriksaan infeksi menular seksual (IMS) lainnya.

Informasi mengenai beberapa jenis infeksi menular seksual (IMS) juga dapat di baca melalui artikel terkait seperti gejala gonore (kencing nanah), gejala sifilis (raja singa), dan kutil kelamin.

Kapan Harus ke Dokter Ahli?

Segera konsultasikan keluhan apabila keputihan seperti ampas tahu:

  • Di sertai gatal hebat.
  • Menimbulkan rasa perih atau terbakar.
  • Membuat vulva berwarna merah atau bengkak.
  • Menyebabkan nyeri saat kencing.
  • Menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.
  • Berulang kali muncul dalam 1 tahun.
  • Tidak membaik setelah pengobatan.
  • Di sertai bau menyengat.
  • Di sertai nyeri perut bagian bawah, demam, luka, atau perdarahan yang tidak biasa.

Pemeriksaan menjadi semakin penting apabila Anda sedang hamil, karena perubahan hormon selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kandidiasis dan pemilihan obat-obatan perlu di sesuaikan dengan kondisi kehamilan.

Kesimpulan

Keputihan seperti ampas tahu paling sering di kaitkan dengan kandidiasis vulvovaginal, terutama jika di sertai gatal, kemerahan, rasa terbakar, atau iritasi pada area vagina. Namun, tampilan keputihan saja tidak cukup untuk memastikan penyebabnya karena beberapa infeksi vagina dan infeksi menular seksual (IMS) dapat menimbulkan keluhan yang mirip.

Dengan pemeriksaan yang tepat, penyebab keputihan dapat di ketahui sehingga Anda memperoleh pengobatan yang sesuai dan mengurangi risiko keluhan berulang (kambuh).

Jika Anda mengalami keputihan seperti ampas tahu yang tidak kunjung membaik, sering kambuh, atau di sertai gatal dan rasa perih, jangan menunda pemeriksaan.

Konsultasikan kondisi Anda di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan evaluasi medis, pemeriksaan sesuai indikasi, diagnosis yang lebih jelas, serta rekomendasi pengobatan yang tepat dengan tetap mengutamakan privasi pasien.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

Bagikan

Senin – Minggu 09.00 – 19.00

VISI & MISI

Mengedepankan sisi profesionalisme dalam bekerja serta mengedepankan kode etik kedokteran dan pengobatan penyakit kelamin untuk kesembuhan pasien secara menyeluruh.

Menjadi klinik spesialis kelamin dengan pelayanan kesehatan terbaik yang mengedepankan profesionalisme, keilmuan serta orientasi pasien sehingga dapat tercapai kesehatan yang berkualitas.

Butuh Bantuan Kami?

Segera konsultasikan penyakit kelamin Anda di Klinik Apollo.