- Keputihan Putih Susu Disertai Gatal, Apakah Normal?
- Ciri Keputihan Putih Susu yang Perlu Diwaspadai
- Penyebab Keputihan Berwarna Putih Susu Disertai Gatal
- Mengapa Keputihan Putih Susu Bisa Disertai Gatal?
- Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Infeksi Jamur Vagina
- Apakah Keputihan Putih Susu Disertai Gatal Bisa Menular?
- Cara Mengatasi Keputihan Putih Susu Disertai Gatal
- Bolehkah Mengobati Keputihan Gatal Sendiri?
- Kapan Harus ke Dokter Ahli?
- Pemeriksaan Keputihan di Klinik Apollo Jakarta
- Kesimpulan
Keputihan Putih Susu Disertai Gatal, Apakah Normal?
Keputihan merupakan cairan yang secara alami di produksi oleh vagina. Cairan ini membantu menjaga vagina tetap lembap dan membersihkan serta melindungi area tersebut.
Dengan pemikiran ini keputihan yang normal umumnya berwarna bening atau putih, tidak berbau menyengat, dan konsistensinya dapat berubah mengikuti siklus menstruasi.
Namun, keputihan berwarna putih susu disertai gatal perlu mendapat perhatian, terutama jika teksturnya berubah menjadi lebih kental atau menggumpal, muncul kemerahan, rasa perih, atau nyeri ketika kencing maupun berhubungan seksual.
Salah satu penyebab yang paling sering adalah vaginal candidiasis atau infeksi jamur Candida. Meski demikian, gejala saja tidak cukup untuk memastikan penyebabnya karena beberapa jenis vaginitis dapat menimbulkan keluhan yang serupa.
Ciri Keputihan Putih Susu yang Perlu Diwaspadai
Keputihan warna putih susu lebih patut di curigai sebagai tanda gangguan apabila di sertai beberapa gejala berikut:
- Gatal pada vagina atau vulva.
- Rasa perih atau terbakar.
- Keputihan semakin banyak.
- Tekstur cairan menjadi sangat kental atau menggumpal.
- Kemerahan atau pembengkakan pada vulva.
- Perih ketika kencing.
- Nyeri ketika berhubungan seksual.
- Muncul iritasi atau luka akibat terlalu sering menggaruk.
Pada infeksi jamur vagina, cairan sering kali berwarna putih dan kental, bahkan dapat menyerupai gumpalan seperti keju.
Kondisi tersebut biasanya di sertai gatal dan iritasi.
Namun, tidak semua orang mengalami seluruh gejala tersebut.
Penyebab Keputihan Berwarna Putih Susu Disertai Gatal
Berikut penyebabnya:
1. Infeksi Jamur Candida
Infeksi jamur vagina atau kandidiasis vulvovaginal merupakan salah satu penyebab yang perlu di pertimbangkan ketika keputihan berwarna putih, kental, dan di sertai gatal.
Terutamanya infeksi ini biasanya terjadi ketika jamur Candida, yang dapat hidup secara normal di tubuh, berkembang secara berlebihan.
CDC menyebutkan bahwa sekitar 75% wanita mengalami setidaknya 1 episode kandidiasis vulvovaginal sepanjang hidupnya, sedangkan sekitar 40 hingga 45% mengalami 2 episode atau lebih.
Selain gatal dan keputihan, kandidiasis dapat menyebabkan:
- Kemerahan dan pembengkakan.
- Rasa nyeri atau perih.
- Sensasi terbakar.
- Nyeri saat berhubungan seksual.
- Rasa terbakar ketika kencing.
Menariknya, kandidiasis vagina biasanya bukan infeksi yang di tularkan melalui hubungan seksual (IMS).
2. Perubahan Keseimbangan Mikroorganisme Vagina
Vagina memiliki mikroorganisme yang hidup secara alami dan membantu mempertahankan lingkungan vagina.
Ketika keseimbangan tersebut berubah, beberapa mikroorganisme dapat berkembang secara berlebihan sehingga menimbulkan vaginitis.
Penggunaan antibiotik tertentu, misalnya, dapat meningkatkan risiko kandidiasis pada sebagian wanita.
Faktor lain seperti perubahan hormon dan kondisi yang memengaruhi sistem kekebalan juga dapat berperan.
3. Iritasi pada Area Genital
Tidak semua gatal pada vagina di sebabkan oleh infeksi.
Penggunaan produk berpewangi, sabun tertentu, cairan pembersih kewanitaan, tisu basah beraroma, atau kebiasaan mencuci bagian dalam vagina dapat menyebabkan iritasi.
Karena itu, hindari melakukan douching atau mencuci bagian dalam vagina.
NHS merekomendasikan membersihkan area luar vagina secara lembut dan menghindari produk berpewangi yang dapat menyebabkan iritasi.
4. Vaginitis Akibat Penyebab Lain
Infeksi jamur bukan satu-satunya penyebab keputihan abnormal (tidak normal).
Vaginosis bakterialis (BV), trikomoniasis, klamidia, gonore (kencing nanah), dan beberapa kondisi lainnya juga dapat menyebabkan perubahan cairan vagina.
Akan tetapi, karakteristiknya dapat berbeda. Misalnya, keputihan berwarna hijau atau kuning, berbusa, berbau menyengat, atau di sertai nyeri panggul dapat mengarah pada penyebab lain dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. K
arena itu, jangan menentukan obat-obatan hanya berdasarkan warna keputihan.
Mengapa Keputihan Putih Susu Bisa Disertai Gatal?
Gatal biasanya muncul karena jaringan di sekitar vagina dan vulva mengalami peradangan atau iritasi.
Pada kandidiasis, pertumbuhan Candida yang berlebihan dapat memicu respons peradangan sehingga muncul gatal, kemerahan, pembengkakan, dan rasa perih.
Namun, gejala tersebut tidak secara khusus hanya terjadi pada infeksi jamur.
CDC menegaskan bahwa gejala seperti gatal, rasa perih, dan perubahan cairan vagina tidak spesifik untuk kandidiasis, sehingga pemeriksaan dapat di perlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Infeksi Jamur Vagina
Beberapa kondisi dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kandidiasis, antara lain:
- Penggunaan antibiotik tertentu.
- Perubahan hormonal.
- Kehamilan.
- Diabetes (kencing manis) yang tidak terkontrol.
- Sistem kekebalan tubuh yang terganggu.
- Penggunaan obat-obatan tertentu yang memengaruhi sistem imun.
CDC juga menggolongkan kandidiasis yang berulang atau berat serta kandidiasis pada wanita dengan diabetes (kencing manis) atau kondisi yang menekan sistem imun sebagai kondisi yang membutuhkan pertimbangan diagnosis dan terapi khusus.
Apakah Keputihan Putih Susu Disertai Gatal Bisa Menular?
Tidak selalu. Jika penyebabnya adalah kandidiasis vagina, kondisi tersebut umumnya tidak di kategorikan sebagai IMS (infeksi menular seksual). Namun, hubungan seksual dapat memperburuk iritasi pada sebagian wanita.
Sebaliknya, apabila keluhan ternyata di sebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS) seperti trikomoniasis, klamidia, atau gonore (kencing nanah), penularan melalui aktivitas seksual dapat terjadi.
Oleh sebab itu, apabila keputihan muncul setelah hubungan seksual berisiko, berganti pasangan seksual, atau di sertai gejala seperti nyeri saat kencing, perdarahan setelah berhubungan, luka, atau nyeri panggul, pemeriksaan IMS (infeksi menular seksual) sebaiknya di pertimbangkan.
Anda juga dapat membaca informasi terkait keputihan abnormal (tidak normal) dan penyebabnya sebagai referensi tambahan mengenai perubahan cairan vagina.
Cara Mengatasi Keputihan Putih Susu Disertai Gatal
Penanganan harus di sesuaikan dengan penyebabnya.
Jangan langsung menggunakan obat antijamur atau antibiotik tanpa mengetahui penyebab keluhan.
1. Periksa Jika Gejala Baru atau Berulang
Dokter ahli dapat melakukan pemeriksaan untuk membedakan kandidiasis dengan penyebab vaginitis lainnya.
CDC menyebutkan bahwa riwayat keluhan saja tidak selalu cukup untuk menentukan penyebab vaginitis secara akurat.
Pemeriksaan dan, bila di perlukan, pemeriksaan laboratorium terhadap sampel cairan vagina dapat membantu menentukan penyebabnya.
2. Gunakan Obat Sesuai Diagnosis
Jika dokter ahli memastikan kandidiasis, dokter dapat memberikan obat-obatan antijamur sesuai kondisi pasien.
CDC menjelaskan bahwa terapi antijamur dapat efektif untuk kandidiasis vulvovaginal tanpa komplikasi, dengan keberhasilan menghilangkan gejala dan memberikan hasil kultur negatif pada sekitar 80 hingga 90% pasien yang menyelesaikan terapi.
Sebaliknya, antibiotik tidak di gunakan untuk mengobati infeksi jamur.
3. Hindari Produk yang Dapat Mengiritasi
Selama mengalami keluhan:
- Hindari sabun atau pembersih berpewangi.
- Jangan menggunakan vaginal douche.
- Jangan memasukkan bahan rumahan ke dalam vagina.
- Jaga area genital tetap kering.
- Ganti pakaian dalam jika sudah lembap.
- Pilih pakaian dalam yang nyaman dan tidak terlalu ketat.
Langkah tersebut membantu mengurangi iritasi sekaligus menjaga area genital tetap nyaman.
Bolehkah Mengobati Keputihan Gatal Sendiri?
Sebaiknya jangan langsung menganggap semua keputihan putih dan gatal sebagai infeksi jamur.
Meskipun gejalanya terlihat mirip, penyebabnya dapat berbeda sehingga obat-obatan yang di gunakan juga berbeda.
Bahkan, CDC menyebutkan bahwa penggunaan obat-obatan secara tidak tepat dapat terjadi ketika diagnosis hanya berdasarkan keluhan tanpa pemeriksaan yang memadai.
Jika ini merupakan episode pertama, gejala cukup berat, sering kambuh, atau pengobatan sebelumnya tidak berhasil, konsultasikan dengan dokter ahli.
Kapan Harus ke Dokter Ahli?
Segera lakukan konsultasi apabila:
- Keputihan warna putih susu di sertai gatal terus berulang (kambuh).
- Gatal sangat mengganggu aktivitas.
- Muncul pembengkakan atau luka pada vagina atau vulva.
- Keputihan berbau menyengat.
- Cairan berubah menjadi warna kuning, hijau, atau berbusa.
- Muncul nyeri ketika kencing.
- Terjadi nyeri saat berhubungan seksual.
- Muncul nyeri panggul.
- Terjadi perdarahan di luar menstruasi atau setelah berhubungan seksual.
- Keluhan tidak membaik setelah pengobatan.
- Keputihan sering kambuh.
Perubahan warna, bau, atau tekstur keputihan yang di sertai rasa gatal atau nyeri merupakan alasan untuk mendapatkan evaluasi medis.
Pemeriksaan Keputihan di Klinik Apollo Jakarta
Jika Anda mengalami keputihan warna putih susu disertai gatal, pemeriksaan dapat membantu mengetahui apakah keluhan berkaitan dengan infeksi jamur, ketidakseimbangan bakteri, iritasi, atau penyebab lainnya.
Di Klinik Apollo Jakarta, pasien dapat berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan reproduksi dan mendapatkan evaluasi sesuai kondisi. Bila dokter ahli menilai pemeriksaan tambahan di perlukan, pemeriksaan dapat membantu mengarahkan diagnosis dan pemilihan terapi.
Anda juga dapat membaca artikel terkait keputihan berwarna putih untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi cairan vagina yang normal maupun yang perlu di periksa.
Pendekatan berbasis diagnosis penting karena pengobatan keputihan harus di sesuaikan dengan penyebabnya, bukan sekadar berdasarkan warna cairan atau rasa gatal.
Kesimpulan
Keputihan berwarna putih susu di sertai gatal dapat menjadi tanda infeksi jamur Candida, terutama jika cairan terasa kental atau menggumpal dan di sertai kemerahan serta iritasi. Namun, kondisi tersebut juga dapat muncul akibat vaginitis dengan penyebab lain sehingga Anda sebaiknya tidak mendiagnosis diri sendiri hanya berdasarkan gejala.
Menjaga kebersihan area genital dengan cara yang tepat, menghindari produk berpewangi, menjaga area tetap kering, serta tidak menggunakan obat secara sembarangan dapat membantu mencegah keluhan semakin berat.
Jika keputihan dan rasa gatal terus berulang atau di sertai bau tidak sedap, nyeri, luka, perdarahan, maupun perubahan warna cairan, segera konsultasikan kondisi Anda ke Klinik Apollo Jakarta.
Dengan pemeriksaan yang tepat, Anda dapat mengetahui penyebab keluhan, memperoleh penanganan yang sesuai, menjaga kesehatan organ reproduksi, serta mendapatkan pelayanan yang mengutamakan privasi dan kenyamanan pasien. Jadwalkan konsultasi sekarang agar keluhan tidak terus mengganggu aktivitas dan Anda bisa mendapatkan penanganan medis yang lebih terarah.
Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta
- Keputihan Putih Susu Disertai Gatal, Apakah Normal?
- Ciri Keputihan Putih Susu yang Perlu Diwaspadai
- Penyebab Keputihan Berwarna Putih Susu Disertai Gatal
- Mengapa Keputihan Putih Susu Bisa Disertai Gatal?
- Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Infeksi Jamur Vagina
- Apakah Keputihan Putih Susu Disertai Gatal Bisa Menular?
- Cara Mengatasi Keputihan Putih Susu Disertai Gatal
- Bolehkah Mengobati Keputihan Gatal Sendiri?
- Kapan Harus ke Dokter Ahli?
- Pemeriksaan Keputihan di Klinik Apollo Jakarta
- Kesimpulan
JAM OPERASIONAL
| Senin – Minggu | 09.00 – 19.00 |


